KOLAKA – Beredar video di sosial media (Sosmed) sekelompok pelajar dan guru melakukan pemalangan jalan di Desa Pesouha, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka.
Pemalangan jalan tersebut merupakan aksi protes mereka terhadap aktivitas tambang yang diduga mengakibatkan jalan berdebu.
Dalam video, terlihat sempat terjadi cekcok antara Guru dan Siswa bersama pihak perusahaan.
Melihat hal tersebut Kepala Desa Pesouha, Yastin Sutrisno, langsung turun ke lapangan untuk melakukan mediasi antara Guru dan Siswa bersama pihak perusahaan.
“Kita sudah mediasi, dan berhasil mediasinya, untuk sementara waktu akan dilaksanakan penyiraman untuk meminimalisir debu, dan dalam waktu dekat ini pihak perusahaan akan melakukan pengaspalan,” katanya.
Pihaknya juga mengungkapkan bahwa ketiga perusahaan bersepakat untuk melakukan penyiraman bahkan pengaspalan.
“Saat ini pihak perusahaan sudah melakukan penyiraman dan dalam waktu dekat ini akan melakukan pengaspalan,” ungkapnya.
Pihaknya juga menuturkan bahwa pihak perusahaan yang melakukan aktivitas itu ada 3 (Tiga) Perusahaan.
“Ada tiga perusahaan PT. Vale, Perusda Kolaka, dan PT PMS, dan mereka mau sanggupi tuntutan Guru dan Murid,” pungkasnya.