KendariMerdeka.com, Kendari – Sulawesi Tenggara kekurangan Alat Perlindungan Diri (APD) penanganan virus Corona covid-19. Sejauh ini, rumah sakit Rujukan Covid-19, RS Bahteramas dan RSUD Kota Kendari, sangat kekurangan APD untuk dipakai tim dokter, perawat dan pasien.
Dr Sjarif Subijakto, direktur RS Bahteramas Provinsi Sultra menyatakan, kelangkaan ini membuat mereka hanya memiliki puluhan APD. Padahal, untuk kebutuhan sangat jauh dari jumlah yang ada.
“Untuk masker, kami diberikan dinas kesehatan propinsi dan Walikota Kendari melalui dinas kesehatan Kota Kendari,” ujar Sjarif Subijakto, beberapa hari lalu.
Menanggapi kondisi memprihatinkan ini, Senator Sultra Wa Ode Rabia Al Adawiya dengan tegas menyampaikan kepada pemerintah pusat, segera mengambil langkah tegas. Dia mengatakan, sudah berupaya melalukan tugas dan fungsinya sebagai wakil rakyat.
“Kami sudah mengirimkan surat kepada Menteri Kesehatan, tujuannya agar Sultra bisa diperhatikan khususnya Rumah Sakit rujukan covid-19, bisa memenuhi kebutuhan APD,” ujarnya.
Langkah ini diambil sebagai bentuk permintaan kepada pemerintah segera melakukan kerja nyata pemenuhan kebutuhan alat kesehatan dan perlindungan diri mengantisipasi penyebaran covid-19.
“Bagaimana mau memberikan pelayanan maksimal kepada warga, jika APD tak ada? Padahal, saat ini dibutuhkan langkah tegas dan kerja nyata bagaimana membuat rakyat aman, sehat dengan tindakan tepat dan cepat,” pungkasnya.
Diketahui, saat ini Sultra sudah terdeteksi memiliki 3 orang pasien positif covid-19. Selain itu, ada 6 orang pasien dalam pemantauan dan 35 orang perawat diisolasi.