KendariMerdeka.com, Kendari Aliansi Persatuan Pemuda Mahasiswa Sultra Bergerak melakukan aksi demonstrasi di Kantor Imigrasi Kelas I A TPI Kendari, Senin (29/6/2020).
Jendral Lapangan, Awal Rafiul mengungkapkan, sikap yang diberikan Imigrasi Kendari dengan mengijinkan Tenaga Kerja Asing di Sultra sangat disayangkan. Pasalnya, Sultra merupakan wilayah terdampak Covid-19.
“Imigrasi Kendari aladah pelacur bangsa,” tegasnya dalam orasinya.
Aksi demonstrasi ini sempat terjadi saling dorong antara massa aksi dengan aparat kepolisian yang melakukan pengamanan.

“Polisi jangan macam macam. Jika kalian berada dipihak Imigrasi berarti kalian adalah mucikari bangsa,” katanya.
Untuk diketahui, mahasiswa melakukan demonstrasi dipicu dengan tidak konsistennya pernyataan Kepala Kantor Imigrasi Kendari. Dalam pernyataan awal Kakanim, TKA PT VDNI dan OSS tidak diizinkan untuk masuk Sultra di tengah Pandemi. Namun berselang beberapa jam, Kakanim Kendari melakukan klarifikasi di media sosial maupul lokal bahwa pernyataan tersebut tidak dibenarkan.
Untuk diketahui, pada tanggal 23 Juni 2020 PT VDNI dan OSS mendatangkan kloter I TKA sebanyak 156 orang.