KENDARI – Seakan kebal hukum perjudian sabung ayam di Desa Jati Bali, Kecamatan Ranomeeto Barat, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) terus berlangsung.
Menurut keterangan warga Desa Jati Bali bernama Made bahwa praktek judi sabung ayam yang digelar secara bebas di Desanya hampir setiap hari dilakukan, namun puncaknya terjadi pada hari Sabtu dan Minggu.
”Hampir setiap hari tempatnya buka dan ramai dari berbagai wilayah yang datang,” kata Made.
Made mengungkapkan, bahkan sampai hari ini (20/1), judi sabung ayam di Desa Jati Bali masih terus berlangsung. Para penjudi sabung ayam taji tersebut datang dari berbagai wilayah dan tak menutup kemungkinan dari luar Sulawesi Tenggara (Sultra).
Parahnya lagi, pasangan taruhan untuk judi tersebut mencapai puluhan juta rupiah. Leluasanya judi sabung ayam dilokasi tersebut karena merasa nyaman seakan tidak tersentuh hukum.
Dengan adanya aktivitas perjudian sabung ayam tersebut membuat sejumlah masyarakat setempat resah, selain suasana ramai masyarakat juga bising akibat teriakan dan keluar masuknya para penjudi.
Diduga aparat penegak hukum (APH) tutup mata akan adanya aktivitas perjudian itu, saat perjudian sedang berlangsung dugaan kuat berdiri oknum TNI-POLRI didalam arena sabung ayam.
Sementara, Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum), Kombes Pol Dodi Ruyatman dan Kabid Humas Polda Sultra, Kombes Pol Ferry Walintukan saat dikonfirmasi terkait perjudian sabung ayam di Desa Jati Bali belum memberikan tanggapan apapun.