KENDARIMERDEKA.COM – Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara seakan tutup mata dengan kapal tongkang bermuatan ribuat ton nikel yang karam di pantai Batu Gong. Pasalnya, ore nikel dari kapal tongkang tersebut tumpah dan mencemari laut pantai batu gong.
Menurut masyarakat setempat bernama Asdar, belum ada Aparat Kepolisian yang datang melihat kapal tersebut. Padahal kata Asdar, tumpaham ore nikel sudah mencemari laut pantai batu gong.
“Belum ada polisi yang datang cek ini kapal. Tanah yang keluar dari tongkang ini yang buat laut merah,” ungkapnya, Rabu (14/7/2021).
Kapolsek Lalonggasumeeto, Iptu Kartini mengatakan sudah melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memindahkan kapal tongkang yang karam di perairan pantai batu gong tersebut.
“Alhamdulillah hari ini kami sudah melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memindahkan kapal tersebut ke tempat yang betul betul pada tempatnya,” ujarnya.
Kabid Humas Polda Sultra, Kombespol Ferry Walintukan saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya mengatakan belum mengetahui info soal kapal karam tersebut. Namun lanjut Ferry, ia akan melakukan koordinasi dengan satuan Ditpolair Polda Sultra untuk mengetahui karamnya kapal tersebut.
“Info ini belum masuk di Humas Polda Sultra. Nanti saya cek dulu ke Ditpolair,” singkatnya.
Dari pantauan media ini, tumpahan ore nikel dari kapal tongkang ini telah membuat warna laut menjadi merah.