KENDARI – Menanggapi tantangan pihak PT Konawe Nikel Nusantara (PT KNN), Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) pastikan akan melaporkan dugaan pemufakatan jahat PT KNN dan PT ACM.
Sebelumnya, Ampuh Sultra membeberkan bahwa PT KNN melakukan pembohongan publik dengan mengatakan memiliki dua jetty.
Sebab menurut Ampuh Sultra, berdasarkan database Tersus dan Tuks di Sultra, PT KNN hanya terdaftar sebagai pemilik satu jetty bukan dua.
Namun, apa yang disampaikan oleh Ampuh Sultra dibantah oleh pihak PT KNN melalui oknum bernama Haerul Lolawa.
Bahkan, Haerul Lolawa menantang pimpinan Ampuh Sultra, Hendro Nilopo untuk melaporkan kasus tersebut bahkan dia mengancam akan melaporkan balik pimpinan Ampuh Sultra jika tuduhannya tidak terbukti.
Menanggapi itu, Direktur Ampuh Sultra, Hendro Nilopo mengaku senang dengan tantangan dari PT KNN.
“Saya sangat senang, dapat tantangan seperti itu. Bahkan tanpa ditantang juga kami tetap akan laporkan bahkan sampai ke pusat,” ucap Hendro Nilopo, Rabu, (18/10/23).
Hendro mengungkapkan, apa yang ia sampaikan sudah sesuai dengan realita yang ada. Bahwa faktanya PT KNN tidak pernah memiliki dua jetty yang terdaftar dalam database Direktorat Jendral Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.
“Kalau PT KNN ragu dengan apa yang kami sampaikan, berarti PT KNN ragu dengan data dari Pemerintah. Karena daftar kepemilikan jetty itu kami akses dari situs pemerintah bukan situs Ampuh Sultra,” kata Hendro sembari tersenyum.
Mahasiswa S2 Ilmu Hukum Universitas Jayabaya Jakarta itu juga menegaskan, tidak pernah takut dengan ancaman dari Hairul Lolawa mewakili PT KNN yang mengatakan akan melaporkan balik Ampuh Sultra.
“Silahkan saja, semua ada ketentuannya. Jadi kalau merasa punya dasar untuk melapor, dengan senang hati saya persilahkan saya tidak pernah takut,” tuturnya.
Lebih lanjut, Hendro menantang pihak PT KNN untuk menunjukan izin kepemilikan dua jetty sebagaimana yang disampaikan ke publik.
“Silahkan tunjukan di mana dan sejak kapan PT KNN terdaftar memiliki dua jetty di Konut. Kalau tidak buktikan berarti itu sudah kelihatan kebohongannya,” tandasnya.