Connect with us

Berita

PT Riota Beri Penjelasan Soal Tercemarnya Sungai dan Laut di Lasusua

Published

on

KENDARI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Tenggara (Sultra) melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait pencermaran laut dan sungai di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) pada Rabu (3/4/2024) pagi.

Beberapa sumber menyebut bahwa percemarnya laut dan sungai di Kabupaten Kolaka itu diduga akibat dampak daripada aktivitas pertambangan.

Olehnya sebab itu, Humas PT Riota Jaya Lestari (RJL), Awaludin meluruskan jika tercemarnya sungai dan laut di Lasusua bukan dikarenakan aktivitas tambang PT Riota.

Dia menambahkan bahwa kejadian tersebut bermula saat salah satu sedimentasi pembangunan mess karyawan PT Riota jebol sehingga berdampak pada Sungai tersebut.

“Yang pastinya bukan dikarenakan aktivitas tambang dari Perusahaan kami dan itu hanya berlangsung selama beberapa jam saja”, ungkapnya usai mengikuti RDP.

Dia mengungkapkan bahwa pasca kejadian tersebut, pihaknya langsung melakukan perbaikan dengan membangun fasilitas untuk mengurai kejadian tersebut.

“Kami sedang membangun Paris di kawasan tersebut, juga melakukan penambahan sedimentasi sehingga ketika kedepannya terjadi hujan deras lagi dapat tercover”, jelasnya.

Dia memastikan jika masyarakat yang terdampak dari aktivitas tambang akan mendapatkan ganti rugi lahan sesuai dengan ketentuan yang ada.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *