Connect with us

HUKRIM

KTP Palsu Mr Wang Diduga Untuk Putar Duit Nikel di Bank

Penulis: Kadek
Editor: Ahmad

Published

on

KendariMerdeka.com, Kendari – Kasus KTP Palsu salah seorang Warga Negara Asing (WNA) China bernama Mister Wang di Konawe Utara, perlahan titik terang. Pria yang memiliki pengaruh di PT Bumi Konawe Abadi (BKA) dan PT Cahaya Mandiri Perkasa (CMP) Konawe Utara itu, diduga menggunakan KTP miliknya untuk bertransaksi pada sejumlah bank di Indonesia.

Mister Wang diketahui merupakan salah seorang memiliki peran besar di PT BKA dan CMP di Konawe Utara. Menurut keterangan sejumlah saksi, dia bekerja sebagai geologist dan pemodal.

Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara sudah mengetahui asal KTP dan alasan diterbitkan. Hal ini disampaikan Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Sultra, Kombes Pol Laode Aries El Fatar.

Dia mengungkapkan, saat ini penyidik sedang melakukan penelusuran di Perbankan dan Kementerian Hukum dan HAM. Menurut penyidik, Mr Wang diduga kuat membuka rekening dengan menggunakan KTP siluman tersebut.

“Hari ini tim kami melakukan penelusuran di Kemenkumham dan BI. Kami duga Mr Wang alias Wawan Saputra Razak ini telah membuat perusahaan dan rekening dengan menggunakan KTP asli tapi palsu itu,” paparnya.

Aries mengatakan, secara kasat mata, blangko KTP-el dan lembar KTP-el Mr Wang itu identik dengan blangko KTP-el resmi yang hanya dikeluarkan pemerintah.
Hologram di lembar blangko itu pun menyerupai dengan hologram di KTP-el asli.

“Jadi blangko KTP ini asli. Saat ketahuan atau dilaporkan, data Mister Wang atau Wawan Saputra Razak dihapus oleh oknum dari daftar online Capil Kendari,” katanya.

Mantan Wadir Narkoba Polda Sultra ini menambahkan, dalam kasus ini istri Mister Wang bernama Nuning telah diperiksa oleh penyidik. Saat diperiksa, istri Mr Wang mengakui kebenaran KTP tersebut. Alasan mereka membuat KTP. Lanjut Aries, untuk melengkapi berkas penerbitan akte kelahiran anaknya.

“Jadi KTP ini dibuat untuk buat akte kelahiran anaknya. Pengakuan istrinya begitu saat diperiksa,” katanya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *