KendariMerdeka.com, Muna – Gerakan Persatuan Mahasiswa Indonesia (GPMI) menilai Rusman Emba tidak pantas memimpin Kabupaten Muna. Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu, dianggap tidak pernah melakukan pembangunan selama ia menjabat sebagai orang nomor satu di Kabupaten Muna.
Ketua GPMI, Alfin mengungkapkan, dirinya menilai Rusman Emba saat ini tidak seperti kepemimpinan Bupati sebelumnya. Seperti, Ir Ridwan BAE dan dr Baharudin. Kedua mantan bupati mampu memberi gebrakan dengan pembangunan Masjid Al-Munajat, GOR, Pasar, RS, pembuatan Jalan Baypass, dan lain-lain.

“Dapat kita bandingkan dengan Bupati-Bupati sebelumnya seperti dr Baharudin dan Ridwan Bae. Kedua mantan Bupati itu mampu membangun infrastruktur,” beber Alfin, Sabtu 4 April 2020.
Alfin meminta, Rusman Emba memaparkan hasil karyanya selama memimpin Kabupaten Muna. Dia juga memberi ultimatum. Jika dalam jangka waktu 3 X 24 jam Rusman tidak memaparkan secara terbuka keberhasilannya selama memimpin, ia bersama Organisasi GPMI tidak segan berdemonstrasi besar besaran di Kabupaten Muna.

“Apa bila Bupati Muna dalam waktu 3×24 jam tidak membuat rilis maka kami akan melakukan aksi penolakan di setiap Kecamatan di Kabupaten Muna,” ancamnya.
Untuk diketahui, Rusman Emba merupakan Bupati Muna periode 2015-2020. Saat ini, Rusman Emba kembali menjadi Bakal Calon Bupati Muna di Pilkada 2020.