Connect with us

Berita

Kadin Sultra Serahkan Bantuan Generator Oksigen ke RSUD Kota Kendari

Published

on

KENDARIMERDEKA.COM, KENDARI – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyerahkan bantuan berupa satu unit mesin generator oksigen ke RSUD Kota Kendari.

Penyerahan dilakukan oleh Ketua Kadin Sultra, Anton Timbang, dan diterima langsung Wali Kota Kendari, Sulkarnain, di RSUD Kendari pada Rabu (5/10).

Direktur RSUD Kota Kendari, Sukirman, dalam sambutanya mengaku sangat amat besyukur dengan bantuan tersebut. Pasalnya, selama ini RSUD Kota Kendari belum mempunyai alat yang harganya mencapai Rp 2,4 M itu.

Untuk memenuhi kebutuhan oksigen di rumah sakit, pihaknya harus membeli oksigen per tabung setiap hari ke pihak ketiga atau penyedia oksigen. Dimana dalam setiap hari rumah sakit membutuhkan kurang lebih sekitar 40 tabung per hari.

“Kebutuhan oksigen kami setiap hari itu sekitar 40 tabung, sedangkan alat generator oksigen bantuan Kadin Sultra ini mempu memproduksi sekitar 48 tabung dalam sehari, artinya ini sangat membantu sekali,” jelas Sukirman.

Lebih lanjut Sukirman menjelaskan bahwa setiap tahunnya pihak rumah sakit menganggarkan kurang lebih Rp 1 M per tahun hanya untuk membeli oksigen.

“Artinya dengan adanya mesin ini kita bisa hemat kurang lebih Rp 1 M per tahun. Ini sangat-sangat membantu kami dalam sisi pengeluaran,” katanya.

Sementara itu, Ketua Kadin Sultra, Anton Timbang, dalam sambutanya mengatakan bahwa mesin tersebut merupakan hibah dari Kadin Indonesia. Salah satunya disalurkan ke wilayah Sultra.

RSUD Kota Kendari dipilih sebagai penerima bantuan hibah mesin generator mengingat rumah sakit tersebut merupakan rujukan warga Kendari maupun luar Kendari.

Selain memberikan bantuan berupa mesin, Kadin Sultra juga menyiapkan garansi selama dua tahun, termasuk spare part dan perawatanya.

“Intinya kami ingin berbuat apa yang bisa kami perbuat untuk warga Kota Kendari khususnya dan warga Sulawesi Tenggara pada umumnya,” ucap Anton.

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, dalam sambutannya juga menyampaikan rasa terima kasih yang tak terhingga atas bantuan tersebut karena sangat membantu rumah sakit dalam memberi pelayanan kepada masyarakat.

“Tidak ada ucapan yang pantas kami sampaikan selain rasa hormat dan penghargaan sebesar-besarnya kepada Kadin, terkusus kepada Ketua Umum Bapak Anton Timbang atas bantuan tersebut,” kata Sulkarnain.

Sulkarnain bercerita tentang suatu peristiwa di RSUD Kota Kendari dan kaitanya mengapa bantuan generator oksigen tersebut sangat membantu.

Pada saat itu, kata Sulkarnian, sekitar pukul 02.00 WITA direktur rumah sakit Sukirman menelfon dirinya dan melaporkan bahwa stok oksigen sangat menipis, dan jika pasien Covid normal stoknta hanya cukup selama tiga hari.

Namun, jika terjadi lonjakan pasien Covid, maka stok oksigen hanya cukup untuk satu hari saja.

Dan sebelum laporan menipisnya stok oksigen dilaporkan oleh direktur rumah sakit, Sulkarnain bilang dia baru-baru membaca sebuah peristiwa di salah satu rumah sakit di Jawa kehabisan stok oksigen yang menyebabkan kematian massal.

“Bayang-bayang peristiwa di Jawa itu membuat kami ketar-ketir pada saat itu,” kisah Sulkarnain.

Tak ingin peristiwa di Jawa terulang di Kendari, maka pada waktu subuh itu juga dia memerintahkan agar mencari stok oksigen.

“Akhirnya kami dapat informasi PT VDNI punya alat pembuat oksigen yang oleh kami bisa diolah menjadi oksigen medis,” lanjut Sulkarnain.

Sulkarnain mengatakan kisah yang ia ceritakan itu adalah gambaran betapa penting dan bermanfaatnya generator oksigen yang diberikan Kadin Sultra ke RSUD Kota Kendari.

“Selain sangat membantu dalam hal penyediaan stok oksigen, alat itu juga sangat membantu dalam hal pengeluaran, dimana rumah sakit bisa menghemat sampai Rp 1 M per tahunnya,” pungkas Sulkarnain.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Warga Lingkar Tambang Sampaikan Dukungan untuk PT WIN di PN Andoolo

Published

on

KONAWE SELATAN – Sejumlah warga Desa Torobulu, Kecamatan Laeya, Kabupaten Konawe Selatan, mendatangi Pengadilan Negeri (PN) Andoolo, Senin (8/6/2026), untuk menyampaikan dukungan terhadap PT Wijaya Inti Nusantara (WIN) yang saat ini tengah menghadapi gugatan terkait aktivitas pertambangan di wilayah tersebut.

Aksi yang berlangsung tertib dan damai itu diikuti masyarakat lingkar tambang yang mengaku merasakan manfaat langsung dari keberadaan perusahaan, baik melalui kesempatan kerja maupun kontribusi terhadap pembangunan desa.

Koordinator lapangan aksi, Pemrin, mengatakan PT WIN telah memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, terutama dalam penyerapan tenaga kerja lokal dan dukungan terhadap pembangunan infrastruktur desa.

“Kami merasakan langsung manfaat dari keberadaan perusahaan. Banyak warga yang bekerja di perusahaan, dan berbagai program sosial serta pembangunan telah dirasakan masyarakat,” ujarnya saat menyampaikan orasi.

Menurut Pemrin, berbagai tudingan yang selama ini diarahkan kepada PT WIN dinilai tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi yang dirasakan oleh masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Massa aksi juga menilai bahwa keberadaan investasi perlu dilihat secara menyeluruh dengan mempertimbangkan dampak ekonomi dan sosial yang dirasakan masyarakat setempat.

Selain menyampaikan dukungan kepada PT WIN, warga berharap majelis hakim PN Andoolo dapat memeriksa dan memutus perkara secara independen, objektif, serta berdasarkan fakta-fakta yang terungkap dalam persidangan.

“Kami menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan berharap pengadilan dapat memberikan putusan yang adil berdasarkan bukti serta fakta yang sebenarnya,” kata Pemrin.

Masyarakat menegaskan bahwa aspirasi yang mereka sampaikan merupakan bentuk partisipasi warga yang selama ini merasakan manfaat dari keberadaan perusahaan. Mereka berharap suara masyarakat juga menjadi bagian dari perhatian dalam dinamika yang berkembang terkait PT WIN.

Aksi berlangsung dengan pengawalan aparat keamanan dan berakhir setelah perwakilan warga menyerahkan pernyataan sikap kepada pihak Pengadilan Negeri Andoolo.

Dalam pernyataan sikap tersebut, masyarakat menyampaikan enam poin, yakni mendukung investasi yang berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, mengapresiasi kontribusi PT WIN terhadap penyerapan tenaga kerja.

Selain itu, juga pembangunan di wilayah lingkar tambang, menghormati proses hukum yang sedang berlangsung, meminta perkara diputus secara objektif berdasarkan fakta persidangan, menolak penyebaran informasi yang belum terbukti kebenarannya, serta mendorong penyelesaian perbedaan pendapat melalui dialog dan mekanisme hukum yang berlaku.

Sementara itu, perkara yang melibatkan PT WIN saat ini masih dalam proses pemeriksaan di Pengadilan Negeri Andoolo. Hingga berita ini diterbitkan, pihak penggugat belum memberikan tanggapan terkait aksi dukungan yang dilakukan warga Desa Torobulu tersebut.

Redaksi masih berupaya memperoleh keterangan dari pihak penggugat guna menghadirkan informasi yang berimbang sesuai kaidah jurnalistik.

Continue Reading

Berita

Polda Sultra Tetapkan Satu Tersangka Tambang Ilegal di Kolaka, Tiga Excavator Disita

Published

on

KOLAKA – Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas aktivitas pertambangan ilegal di wilayah Sultra. Melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus), aparat kepolisian mengungkap dugaan aktivitas pertambangan tanpa izin di Desa Oko-Oko, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka.

Kasubdit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Ditreskrimsus Polda Sultra, AKBP Edi Raharjono, mengatakan pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas penambangan ilegal di wilayah tersebut.

“Ada laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas penambangan ilegal di Desa Oko-Oko, Kecamatan Pomalaa,” ujar AKBP Edi, Minggu (7/6/2026).

Menindaklanjuti laporan itu, tim Ditreskrimsus Polda Sultra melakukan penyelidikan dan mendatangi lokasi yang dimaksud. Dari hasil pemeriksaan di lapangan, petugas menemukan adanya aktivitas pertambangan yang diduga dilakukan tanpa mengantongi izin resmi.

Di lokasi, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa tiga unit excavator yang diduga digunakan dalam kegiatan penambangan ilegal, serta tumpukan batu hasil aktivitas pertambangan.

“Tim mengamankan tiga unit excavator dan material batu yang diduga merupakan hasil aktivitas tambang ilegal,” kata Edi.

Selain menyita barang bukti, penyidik juga menetapkan seorang tersangka berinisial DD (32) yang diduga terlibat dalam aktivitas pertambangan tanpa izin tersebut.

“Kami telah menetapkan satu orang tersangka berinisial DD,” ungkapnya.

Saat ini, tersangka telah ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Penyidik juga masih mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam aktivitas pertambangan ilegal tersebut.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 158 juncto Pasal 35 Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (Minerba), dengan ancaman pidana sesuai ketentuan yang berlaku.

Continue Reading

Berita

Evaluasi Kinerja dan Penguatan Sinergi Jadi Fokus Rapat Bulanan KUPP Molawe

Published

on

KONAWE UTARA – Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas I Molawe menggelar rapat bulanan pada Rabu (3/6/2026) sebagai bagian dari upaya evaluasi kinerja dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Kepala KUPP Kelas I Molawe, Capt. Marsri Tulak R dan diikuti oleh seluruh pegawai di lingkungan KUPP Molawe.

Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas dan capaian kinerja selama periode sebelumnya, sekaligus memperkuat koordinasi serta sinergi antarpegawai dalam menjalankan fungsi pelayanan kepelabuhanan.

Dalam rapat tersebut, berbagai capaian kerja yang telah diraih menjadi bahan pembahasan bersama.

“Sejumlah kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan tugas turut dievaluasi guna menemukan solusi yang efektif dan berkelanjutan,” kata KUPP Molawe.

Para peserta juga membahas rencana tindak lanjut yang akan dilaksanakan untuk meningkatkan efektivitas kerja, memperkuat pengawasan, serta mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat pengguna jasa pelabuhan.

Kepala KUPP Kelas I Molawe menegaskan pentingnya kolaborasi, komunikasi, dan koordinasi yang baik antarpegawai dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas.

Ia juga mengingatkan seluruh pegawai untuk terus meningkatkan disiplin, integritas, dan profesionalisme sebagai wujud komitmen dalam memberikan pelayanan yang prima kepada masyarakat.

Melalui rapat bulanan ini, KUPP Kelas I Molawe berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta mendukung terwujudnya transportasi laut yang selamat, aman, tertib, lancar, dan berorientasi pada kepuasan pengguna jasa.

Continue Reading

Trending