Connect with us

Politik

AJP-ASLI Kembali Yakinkan Masyatakat Kelurahan Anawai Melalui Kampanye Terbatas

Published

on

KENDARI – Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Kendari nomor urut 4, Aksan Jaya Putra dan Andi Sololipu kembali melanjutkan kegiatan kampanye terbatas di Kelurahan Anawai, Kecamatan Wua-wua, Minggu 29 September 2024.

Terlihat, di lokasi giat kampanye tersebut dihadiri oleh ratusan masyarakat Kecamatan Wua-wua dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, remaja hingga orang tua.

Andi Sololipu menyampaikan, Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota pada 27 November 2024 nanti, masyarakat memilih atau mencoblos pasangan nomor urut 4, AJP-ASLI. Sebab menurutnya, mereka merupakan pasangan ideal yang bakal membangun serta membawa perubahan untuk Kota Kendari.

“Kedatangan kami di Kelurahan Anawai yaitu untuk menyakinkan masyarakat agar memilih Walikota dan Wakil Walikota yang membawa perubahan serta kesejahteraan,” ucap Andi Sulolipu.

Anggota DPRD Kota Kendari periode 2019-2024 itu menuturkan, pasangan AJP-ASLI merupakan figur yang memiliki rekam jejak yang matang dalam ruang lingkup birokrasi.

“Terbukti, AJP 2 periode terpilih menjadi anggota DPRD Sultra. Dan sekarang dengan keikhlasan hati beliau berani meyakinkan dirinya untuk mundur dan menjadi calon walikota Kendari,” tuturnya.

Dikesempatan yang sama, Aksan Jaya Putra berjanji akan enjadikan Kendari sebagai Kota jasa. Sebab menurutnya, Kota Kendari merupakan pusat perekonomian di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

“Kota Kendari diapit oleh 4 industri nikel, sesuai dengan nomor urut 4. Ada Konawe Kepulauan (Konkep), Konawe Selatan (Konsel), Konawe dan Konawe Utara (Konut). Yang notabenenya kita bisa maksimalkan di Kota Kendari,” ungkap AJP.

Ketua Bappilu Wilayah Daratan DPD I Partai Golkar Sultra ini menjelaskan bahwa tugas utama Pemerintah Kota Kendari kedepan yaitu melakukan upaya dalam memaksimalkan penghasilan dari produksi nikel tersebut.

“Yang dilupakan adalah bagaimna kita memaksimalkan hasil penjualan sumber daya alam ini,” ungkapnya.

Selain itu, perlu adanya kebijakan berupa regulasi dari pemerintah kota Kendari untuk mengatur sirkulasi perekonomian.

“Yang bagaimana nantinya kebijakan regulasi pemerintah kita harapkan berputar dikota Kendari. Kalau sudah berputar uang sebesar itu dikota Kendari otomatis perekonomian kita melejit,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *