KendariMerdeka.com – Direktur RSUD Bahteramas Sulawesi Tenggara, dr Sjarif Subijakto memastikan wabah virus Corona tidak masuk di Sulawesi Tenggara. Namun, pihaknya sudah berjaga-jaga mengantisipasi kemungkinan virus ini masuk dan menulari warga.
Dia memastikan, RSUD Bahteramas Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), memiliki ruang isolasi khusus. Meskipun berharap virus ini tak pernah masuk di wilayah Sultra, namun dia mengklaim sudah memiliki sejumlah persiapan.
“Gedung isolasi yang disiapkan dapat menampung 20 pasien, gedung dilengkapi fasilitas lengkap berstandar nasional,” ujarnya.
Tidak hanya itu, alat angkut ambulance dengan fasilitas lengkap juga dimiliki rumah sakit. Salah satu ruang ICU juga akan difungsikan secara darurat bila ada pasien di wilayah Sultra.
Dia menambahkan, RSUD juga memiliki fasilitas sterilisasi ruangan 2x 24 jam. Untuk mengatasi keluhan pasien, ada 20 Dokter khusus serta 8 orang perawat khusus.
Sejumlah perawat ini, diberikan kemampuan untuk menangani pasien dengan latihan dan kemampuan khusus. Sehingga, ketika serangan virus benar-benar terjadi, RSUD Bahteramas sudah memiliki sejumlah petugas ahli.

“Kalau nanti ada yang terdeteksi akan langsung kita bawa ke ruang isolasi. Tidak lagi lewat instalasi gawat darurat (IGD),” ujarnya.
Menurutnya, IGD khusus bagi penderita sakit umum. Sehingga, menempatkan pasien terjangkit virus Corona dan pasien umum dalam satu ruangan, memiliki risiko besar.
“Kami beritahukan ya, begitu ada tanda-tanda gatal tenggorokan, batuk kering, demam, yang berlangsung selama dua minggu harus segera diperiksa. Apalagi mereka yang baru saja keluar negeri utamanya Cina, karena memang asal virus corona ini dari sana,” jelasnya.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Sultra, dr Andi Hasnah mengungkapkan, salah satu bentuk pencegahan virus corona sudah lebih dulu dilakukan pihaknya. Di wilayah Konawe, tempat bermukimnya pekerja asal China, Pihaknya sudah membuka posko kesehatan di PT Virtue Dragon Nikel Industri (VDNI).
“kita sudah komunikasi dengan rumah sakit Konawe dan Dinas Kesehatan disana, intinya jika ada warga China yang ditemukan segera bawa ke RSUD Bahteramas, kita tangani,” pungkasnya.