KONAWE SELATAN – Di tengah suasana ruang perawatan rumah sakit yang dipenuhi kecemasan dan harapan, keluarga Sultang masih berupaya bertahan di tengah keterbatasan ekonomi. Saat bantuan belum banyak berdatangan, uluran tangan justru datang lebih awal dari pihak yang tidak mereka duga.
PT Wijaya Inti Nusantara (WIN), perusahaan yang bergerak di sektor pertambangan, menjadi pihak pertama yang memberikan bantuan kepada Sultang, pasien asal Desa Torokeku, Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra).
Bagi keluarga pasien, bantuan tersebut bukan semata soal nilai materi, melainkan bentuk kepedulian yang hadir di tengah situasi sulit yang mereka hadapi.
Arfan, keluarga pasien, mengatakan bantuan dari PT WIN menjadi dukungan berarti bagi keluarga Sultang yang selama ini hidup dalam keterbatasan. Terlebih lagi, pasien diketahui bukan berasal dari wilayah lingkar tambang perusahaan.
“Sejauh ini PT WIN yang pertama memberikan bantuan, padahal pasien bukan warga lingkar tambang,” kata Arfan saat ditemui di Rumah Sakit Konawe Selatan, Kamis (14/5/2026).
Ia menjelaskan, kondisi keluarga Sultang cukup memprihatinkan. Kedua orang tuanya hidup dalam keterbatasan, di mana sang ibu mengalami gangguan mental, sementara ayahnya merupakan penyandang disabilitas fisik.
Situasi tersebut, lanjut Arfan, membuat keluarga menghadapi kesulitan besar dalam memenuhi kebutuhan pengobatan pasien.
“Sultang sangat membutuhkan uluran tangan. Kondisi kedua orang tuanya sangat memprihatinkan. Karena itu, bantuan seperti ini sangat berarti bagi keluarga,” ujarnya.
Arfan berharap kepedulian yang diberikan PT WIN dapat menjadi contoh bagi pihak lain untuk ikut membantu meringankan beban keluarga pasien.
“Kami mendoakan semoga usaha PT WIN berjalan lancar dan semakin sukses,” tuturnya.
Sementara itu, Legal PT WIN, Alvian Liambo, mengaku mengetahui kondisi Sultang setelah melihat informasi yang beredar di media sosial pada Rabu malam (13/5/2026). Tak menunggu lama, pihak perusahaan langsung mendatangi rumah sakit keesokan harinya untuk menyerahkan bantuan.
“Saya melihat videonya di media sosial tadi malam. Setelah mengetahui kondisinya, hari ini kami langsung datang memberikan bantuan,” jelas Alvian.
Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban keluarga pasien yang tengah menghadapi situasi sulit.
“Mudah-mudahan bantuan ini bisa membantu dan mengurangi beban keluarga pasien,” ungkapnya.
Menurut Alvian, bantuan yang diberikan tidak perlu dipandang dari besarnya nominal, melainkan sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang membutuhkan.
“Jangan dilihat dari nilainya, tetapi ini adalah bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan,” katanya.
Alvian juga menegaskan bahwa meski Sultang berasal dari wilayah di luar area lingkar tambang perusahaan, hal tersebut tidak menjadi batas bagi PT WIN untuk hadir membantu masyarakat.
“Pada dasarnya PT WIN ingin hadir di tengah masyarakat. Kami berupaya membantu siapa pun yang membutuhkan,” tandasnya.