KendariMerdeka.com – Sebanyak 4 orang pekerja asal China di Smelter PT VDNI Desa Morosi, Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara, terdeteksi mengidap penyakit influenza, Senin (27/1/2020). Keempatnya dirawat di RSUD Bahteramas usai menunjukkan suspect berkaitan dengan penyakit influenza yang sudah diderita selama beberapa hari.
Tidak main-main, pihak rumah sakit langsung mengambil tindakan. Keempatnya langsung dilarikan ke RSUD Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara.
Direktur Rumah Sakit Bahteramas dr Sjarif Subijakto, mengkonfirmasi soal kebenaran informasi ini. Menurutnya, pihaknya sudah mengambil langkah tepat tindakan medis terhadap warga asal Tiongkok itu. Namun, pihaknya
“Keluhan mereka hanya merupakan gangguan flu biasa dan bukan suspect virus corona,” ujar dr Sjarif.
Dia kembali memastikan, tak ada pasien yang dirawat karena virus Corona. Dia menegaskan, dokter akan mengambil langkah tegas tanpa intervensi jika keempat pasien itu diyakini mengidap virus Corona oleh tim perawat dan dokter yang sudah siaga.
“Kalau dokter sudah memutuskan untuk dirawat, maka langsung dimasukkan di ruang isolasi. Tapi sampai sekarang belum ada TKA yang masuk ruang isolasi,” tegasnya.
Menurut informasi, 4 orang pasien asal Cina itu masuk dan mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Bahteramas pada Senin 27 Januari 2020 sekitar pukul 14.00 Wita. Mereka, berasal dari pekerja yang sehari-hari bekerja di Smelter PT VDNI di Konawe.
Sejauh ini, pihak RS Bahteramas memiliki fasilitas pendukung berupa ruang isolasi dan kendaraan angkut. Rumah sakit memiliki 20 tempat tidur dan ruangan lengkap yang terpisah jauh dari pasien lainnya. Tidak hanya itu, ada tim dokter dan perawat yang sudah disiapkan serta ICU bagi pasien yang dideteksi terjangkit virus mematikan itu.(tim)