Connect with us

Berita

Ribuan Masyarakat Siap Sukseskan Deklarasi Baret Prabowo Sultra

Penulis: Renaldi

Published

on

KENDARI – Deklarasi Barisan Relawan Tangguh (Baret) Prabowo Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk menjadi garda pemenangan pasangan bakal calon presiden (capres) dan bakal calon wakil presiden (cawapres), Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2024 mendatang siap digelar di pelataran eks MTQ kendari, pada 18 November 2023.

Ketua Baret Prabowo Sultra, Anugrah Anca mengatakan, untuk persiapan deklarasi sampai saat ini sudah mencapai 80 persen. Dimana kegiatan ini akan dihadiri oleh Wakil Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra, Mayjen (Purn) Musa Bangun dan pengurus DPP Gerindra.

“Persiapan sudah fiks, tinggal persoalan teknis di lapangan. Massa yang akan hadir sudah terkonfirmasi sebanyak 5.000 orang,” kata Anca di Kendari, Jumat (3/11/2023).

Sekretaris Baret Prabowo Sultra, Triawan Rizbar Taha mengungkapkan, selain dihadiri 5.000 orang, dalam deklarasi ini juga melibatkan 40 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), acara hiburan dengan menghadirkan artis ibu kota, serta doorprize dengan hadiah utama satu unit motor.

“Kita libatkan UMKM, sebab kami ingin deklarasi ini bisa juga membawa manfaat bagi masyarakat, utamanya pelaku UMKM. Selain itu, ada juga doorprize bagi peserta deklarasi, dengan hadiah utama motor, serta hadiah menarik lainnya,” kata Triawan.

Sementara itu, ketua panitia deklarasi, Rendi Tabara memaparkan dalam deklarasi ini, nantinya akan dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus Baret Prabowo Sultra, serta peresmian posko.

“Kami juga mengundang ketua-ketua partai yang mengusung Prabowo-Gibran. Dan kami harapkan mereka bisa hadir dalam deklarasi nanti,” ujar Rendi.

Ketua Baret Prabowo Sultra, Anugrah Anca menambahkan, Indonesia membutuhkan sosok Prabowo untuk memimpin Indonesia ke depan. Dia yakin Prabowo dapat melanjutkan pembangunan di era Jokowi.

Baret menilai pasangan Prabowo-Gibran menunjukkan keberpihakan pada rakyat kecil. Untuk itu, Baret siap menjadi garda terdepan untuk memenangkan Prabowo-Gibran dalam Pilpres tahun depan di Sultra.

“Siap sedia berada di garda terdepan memberikan dukungan dan memenangkan bapak Prabowo Subianto dan mas Gibran menjadi Presiden dan Wakil Presiden Indonesia periode 2024-2029. Apalagi pengurus Baret ini kebanyakan anak muda dan ini memeperkuat positioning Prabowo-Gibran untuk dapat meraih kemenangan di Pilpres 2024,” ujar Anca.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

PT WIN Bantah Tuduhan Tambang Ilegal di Konawe Selatan

Published

on

KONAWE SELATAN – PT Wijaya Inti Nusantara (PT WIN) membantah tuduhan adanya aktivitas pertambangan ilegal sebagaimana diberitakan sejumlah media dan beredar di media sosial.

Perusahaan menegaskan bahwa kegiatan di lokasi tersebut merupakan penataan lahan dan stabilisasi lereng guna mengurangi risiko erosi, rembesan air hujan, serta potensi longsor akibat kontur tanah yang curam.

Legal PT WIN, Alfian Pradana Liambo, mengatakan kegiatan itu merupakan bagian dari upaya mitigasi lingkungan dan keselamatan, termasuk untuk melindungi permukiman warga di sekitar area.

“Kegiatan ini dilakukan untuk meminimalkan risiko lingkungan, terutama saat curah hujan tinggi. Ini juga berdasarkan komunikasi dengan masyarakat sekitar,” ujarnya.

PT WIN menilai narasi yang menyebut adanya aktivitas tambang ilegal tidak tepat. Menurut perusahaan, keberadaan alat berat dan pembukaan akses lahan tidak dapat langsung disimpulkan sebagai aktivitas pertambangan.

Perusahaan juga menyebut tuduhan tersebut belum pernah dibuktikan melalui putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap.

Selain itu, PT WIN menilai pemberitaan yang beredar belum sepenuhnya memenuhi prinsip keberimbangan karena perusahaan tidak mendapat ruang klarifikasi yang memadai.

Saat ini, PT WIN mempertimbangkan langkah sesuai ketentuan hukum, termasuk hak jawab dan pengaduan ke Dewan Pers.

Continue Reading

Berita

PT WIN Bantah Tuduhan Aktivitas Ilegal, Sebut Kegiatan Berdasarkan Permintaan Warga

Published

on

KENDARI – PT Wijaya Inti Nusantara (WIN) membantah tudingan yang menyebut perusahaan tersebut melakukan aktivitas ilegal di kawasan permukiman warga tanpa dokumen Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB).

Tudingan itu sebelumnya mencuat dalam sebuah pemberitaan yang menyoroti keberadaan alat berat perusahaan di area permukiman. PT WIN menilai narasi tersebut tidak berdasar dan cenderung menyudutkan.

Humas PT WIN, Kasman, menegaskan bahwa aktivitas yang dipersoalkan bukanlah kegiatan operasional pertambangan, melainkan penataan lahan yang dilakukan atas permintaan warga setempat.

“Ini bukan aktivitas ilegal seperti yang dituduhkan. Kegiatan tersebut merupakan permintaan warga untuk perataan lahan dan pembangunan tanggul guna mencegah aliran air masuk ke rumah mereka,” kata Kasman.

Ia menjelaskan, penggunaan alat berat di lokasi merupakan bentuk bantuan perusahaan setelah adanya permohonan dari masyarakat.

“Alat berat yang diturunkan di lokasi adalah bantuan dari perusahaan berdasarkan permintaan warga,” ujarnya.

Meski demikian, isu penggunaan alat berat tanpa RKAB tetap menjadi sorotan, mengingat dokumen tersebut merupakan syarat utama dalam kegiatan pertambangan. PT WIN sendiri menegaskan bahwa kegiatan yang dilakukan tidak masuk dalam kategori aktivitas tambang.

Di sisi lain, warga membenarkan adanya permintaan tersebut. Ardi, salah satu warga Torobulu, menyebut inisiatif berasal dari masyarakat yang terdampak kondisi geografis wilayah.

Menurutnya, kawasan tersebut sebelumnya berupa perbukitan yang kerap menyebabkan aliran air mengarah ke permukiman saat hujan.

“Kami yang mengajukan permohonan ke perusahaan untuk melakukan perataan lahan, karena sebelumnya ini bukit dan air sering turun ke rumah warga,” jelas Ardi.

Ia menilai, kegiatan tersebut justru memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam mengurangi risiko banjir dan aliran lumpur.

“Setelah ada perataan dan tanggul, kami tidak lagi khawatir seperti sebelumnya saat hujan deras,” tambahnya.

Selain itu, warga juga mengakui adanya dampak ekonomi dari kehadiran perusahaan, termasuk peluang kerja bagi masyarakat sekitar.

Namun demikian, munculnya tudingan aktivitas ilegal menunjukkan adanya perbedaan persepsi di tengah masyarakat. Sejumlah warga bahkan menyayangkan adanya pihak yang membawa persoalan tersebut ke media tanpa melihat latar belakang kegiatan.

Warga berharap polemik ini dapat dilihat secara utuh, termasuk mempertimbangkan bahwa aktivitas tersebut dilakukan atas dasar kebutuhan dan permintaan masyarakat setempat.

Continue Reading

Berita

Gerak Cepat PT Almhariq Lakukan Perbaikan Usai Longsor Akibat Curah Hujan

Published

on

KENDARI – Bencana Longsor di wilayah Olondoro Desa Rahadopi Kecamatan Kabaena Kabupaten Bombana terjadi akibat tingginya curah hujan. Pernyataan ini disampaikan oleh Yazid, Kepala Teknik Tambang (KTT) PT Almharig.

Menurut dia, hujan yang melanda wilayah itu membuat tanah mudah bergerak dan labil sehingga membuat longsor diwilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Almhariq.

“Tingginya curah hujan adalah penyebab longsor paling umum. Air meresap kedalam tanah sehingga membuat tanah kehilangan kekuatannya, apalagi jika kondisi ini terjadi didaerah kemiringan atau tebing, tanah mudah bergerak sebab air menambah beban pada tanah,” ucapnya Sabtu, 11 April 2026.

Kata Yazid, longsor yang sama pernah terjadi pada bulan Juni tahun 2025 yang lalu, dimana longsor terjadi saat PT Almhariq tidak sedang beraktivitas dan Longsor ini terjadi di lokasi yang sama, di sisi badan jalan, bukan di area pit tambang.

“Saat itu curah hujan juga tinggi, sama kondisinya saat ini,” tutur pria kelahiran Pulau Kabaena ini.

Jarak antara lokasi longsor dengan mata air kurang lebih 500 meter, dan tidak mempengaruhi mata air masyarakat.

“Jadi bukan mata air yang tertimbun material longsor, tetapi pipa salah satu penyedia jasa Air bersih yang dikelola yayasan,” imbuhnya.

Saat terjadi longsor beberapa waktu lalu, pihak PT Almhariq langsung bergerak cepat melakukan penanganan dengan mengirimkan tim ke lokasi bersama dengan alat beratnya. Bahkan koordinasi ke pemerintah desa Rahadopi juga dilakukan guna memastikan penanganan longsor berjalan dengan baik.

Pada saat penanganan longsor pertama dan kedua kondisi pipa yayasan sangat aman karena berada di bawah tanah dasar, tetapi longsor yang ketiga agak aneh (berdasarkan video yang beredar), Posisi Pipa berada di atas tanah. Kami menduga, ada pihak-pihak yang menyabotase peristiwa ini untuk mnyudutkan PT. Almharig.

“Kami telah berkoordinasi dengan pemerintah setempat. Penangan telah kami lakukan, meski pada akhirnya penanganan longsoran ketiga, alat kami dihentikan oleh beberapa oknum dengan alasan yang tidak jelas. Namun saat kunjungan Pak Wakil Bupati Bombana (dalam video yang beredar dimedia sosial), ada alat lain yang kami duga alat perusahaan lain, bisa masuk kelokasi kejadian longsor. Meski begitu, alat berat kami tetap kami standbykan untuk penanganan,” tutur Yazid.

Sebelum menutup, Yazid menambahkan bahwa berdasarkan berita acara pada tanggal 26 Maret 2026, hasil peninjauan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bombana, menemukan fakta lapangan bahwa kondisi mata air lare,ete masih jernih dan tidak terdapat endapan lumpur akibat longsor.

Begitu juga kondisi mata air yang dikelola oleh pihak yayasan yang digunakan oleh warga kelurahan Teomokole,  Rahampu,u, Sikeli, Baliara, Baliara Selatan dan Desa Langkema masih dalam keadaan jernih dan tidak ditemukan bukti adanya endapan lumpu akibat longsor.

Continue Reading

Trending