Connect with us

Berita

Bupati Konawe Perintahkan Para Kades Lakukan Pendataan Terhadap Masyarakat Terdampak Covid

Penulis:Rinaldy

Published

on

KENDARIMERDEKA.COM,KONAWE – Ditengah melonjaknya Corona Virus Desease (Covid-19) dengan varian baru, Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa mulai khawatir terhadap warganya akan kelaparan dimasa Pandemi saat ini.

Apalagi saat ini Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe tengah genjar-genjarnya melakukan penanggulangan dampak Covid-19, dalam upaya keras memutus rantai penyebaran virus corona melalui vaksinasi.

Tak tanggung-tanggung, Bupati Konawe yang akrab disapa KSK pun turun langsung lapangan guna membagikan bantuan beras kepada warga kurang mampu yang saat ini terdampak terhadap penerapan Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) pekan lalu.

Saat ditemui awak media, Bupati Konawe mengaku mulai khawatir terhadap warganya akan kelaparan dimasa Pandemi ini.

Olehnya itu, Bupati dua periode ini tak segan-segan langsung memerintahkan seluruh Kepala Desa (Kades) dan Kepala Kelurahan se- Kabupaten Konawe untuk segera melakukan pendataan di wilayahnya masing-masing.

Sebagai Calon Gubernur Sultra mendatang ini, ingin memastikan bahwa tidak ada warganya yang kelaparan dimasa Pandemi, karena tidak memiliki beras, lauk dan pauk.

“Saya tidak mau lagi melihat ada berita yang menyebut ada warga Konawe yang tidak mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah,” tegas KSK for 01 Sultra, Kamis (5/8/2021).

Menurut dia, tidak semua masyarakat kurang mampu di daerah itu telah mendapat bantuan dari pemerintah. Seperti bantuan langsung tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Olehnya itu kata Kery, Kepala Desa dan Lurah diharapkan tanggap terhadap hal tersebut. Untuk memastikan tidak ada warga kurang mampu seperti Lansia atau jompo dan janda tua yang sudah tidak lagi mampu mencari nafkah sendiri, Kery menyebut akan melibatkan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan Wartawan untuk membantu melakukan pendataan di lapangan.

“Kita akan libatkan rekan-rekan LSM dan Wartawan dalam pendataan. Kita tidak ingin masih ada warga kurang mampu yang terlewatkan,” ujarnya.

Pada kesempatan itu pula, melalui via telpon, Kery langsung menyampaikan kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Ferdinand Sapan selaku ketua Gugus Tugas Penanganan dan Penanggulangan dampak Covid-19 agar mengalokasi bantuan paket sembako kepada LSM dan Wartawan di Konawe.

Menurut Politisi senior itu, bukan hanya warga kurang mampu yang merasakan dampak Covid-19. LSM dan Wartawan juga tentu turut merasakan dampaknya. Sehingga, orang nomor satu di daerah lumbung beras Sultra ini akan memberikan bantuan paket sembako sebagai bentuk kepeduliannya.

Melalui kesempatan ini pula, Kery kembali mengimbau semua pihak agar patuh terhadap anjuran pemerintah. Kata dia, Covid-19 itu nyata sehingga penerapan protokol kesehatan (Prokes) menjadi wajib jika kita semua ingin terbebas dari virus mematikan itu.

Kery meminta kepada seluruh lapisan masyarakat apabila ingin beraktivitas di luar rumah agar selalu menggunakan masker. Mencuci tangan pakai sabun atau dengan Handsanitaizer serta selalu menjaga jarak dan berupaya menghindari kerumunan.

“Prokes itu wajib jika kita semua betul-betul ingin keluar dari situasi saat ini. Bukan hanya Pemerintah Daerah, Polisi dan TNI. Tetapi yang paling penting saat ini adalah kesadaran masyarakat untuk cepat bangkit. Saya yakin kalau masyarakat disiplin corona ini pasti cepat berlalu,” pungkasnya.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

PT Bumi Konawe Minerina Raih Penghargaan pada Rakor PPM Berkelanjutan Konawe Utara

Published

on

KENDARI – Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) Berkelanjutan di Kabupaten Konawe Utara, Kamis, 13 Mei 2026, di Hotel Sahid Azizah Syariah, Kota Kendari.

Kegiatan tersebut merupakan agenda yang diinisiasi oleh Bupati Konawe Utara dengan melibatkan seluruh perusahaan pertambangan yang beroperasi di wilayah Konawe Utara.

Rakor juga dihadiri unsur Forkopimda Konawe Utara, DPRD Konawe Utara, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, serta sejumlah organisasi nonpemerintah (NGO).

Rapat koordinasi multipihak itu digelar dalam rangka memperkuat kolaborasi program PPM berkelanjutan guna mewujudkan investasi berkualitas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Konawe Utara.

Kegiatan tersebut mengusung tagline “PPM Terarah, Dampak Terukur” sebagai bentuk komitmen bersama dalam memastikan program pemberdayaan masyarakat berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar wilayah pertambangan.

Dalam kesempatan itu, PT Bumi Konawe Minerina menerima penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Konawe Utara sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan komitmen perusahaan dalam mendukung pelaksanaan program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di daerah tersebut.

Continue Reading

Berita

PT BKM Bekali Siswa SMKN 1 Konut Pengalaman Dunia Pertambangan

Published

on

KONAWE UTARA — Siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Konawe Utara (Konut) jurusan Geologi Pertambangan mengikuti kegiatan pengenalan lapangan bersama PT Bumi Konawe Minerina.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan wawasan langsung kepada para pelajar mengenai aktivitas dan proses kerja di dunia pertambangan.

KTT Yovi Fajar Tindangen mengatakan, para siswa diperkenalkan dengan berbagai tahapan operasional tambang, mulai dari proses eksplorasi, pengolahan material, hingga penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di area pertambangan.

“Melalui kegiatan ini, siswa dapat memahami secara langsung proses kerja di industri pertambangan, termasuk pentingnya penerapan standar keselamatan kerja,” ujarnya.

Selain itu, pihak perusahaan juga memberikan edukasi mengenai peran tenaga geologi pertambangan dalam mendukung industri pertambangan yang profesional dan berkelanjutan.

Ia berharap kegiatan lapangan tersebut dapat menambah pengalaman praktis para siswa serta memberikan gambaran lebih dekat mengenai dunia kerja yang akan mereka hadapi setelah menyelesaikan pendidikan.

“Diharapkan kegiatan ini menjadi bekal pengetahuan dan pengalaman bagi siswa sebelum memasuki dunia kerja,” jelasnya.

Continue Reading

Berita

Tokoh Pemuda Konsel Ajak Semua Pihak Sikapi Aktivitas PT WIN Secara Objektif

Published

on

KONAWE SELATAN – Tokoh pemuda Konawe Selatan, Awaludin Sisila, mengajak seluruh pihak menyikapi dinamika terkait aktivitas PT Wijaya Inti Nusantara (PT WIN) di Desa Torobulu secara objektif, proporsional, dan mengedepankan solusi demi menjaga stabilitas sosial masyarakat serta keberlangsungan aktivitas ekonomi daerah.

Pernyataan itu disampaikan Awaludin usai melakukan peninjauan lapangan dan berdialog langsung dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Dari hasil pengamatannya, ia menilai terdapat sejumlah hal yang perlu menjadi perhatian bersama, khususnya terkait penguatan pengawasan operasional dan lingkungan. Namun di sisi lain, ia juga melihat adanya dampak ekonomi yang dirasakan masyarakat sejak aktivitas perusahaan berjalan.

“Saya melihat langsung kondisi di lapangan dan berbicara dengan masyarakat sekitar. Memang ada beberapa hal yang perlu terus dievaluasi dan dibenahi bersama, tetapi persoalan ini juga harus dilihat secara utuh dan tidak hanya dari satu sisi,” ujar Awaludin, Selasa (20/5/2026).

Menurutnya, pada beberapa titik operasional yang menjadi perhatian warga, perusahaan masih melakukan pengawasan terhadap aktivitas lapangan, termasuk pengaturan jalur kendaraan operasional dan pengendalian area kerja tertentu.

Meski demikian, Awaludin mendorong perusahaan agar terus memperkuat langkah mitigasi operasional, seperti penataan area kerja yang berdekatan dengan permukiman warga, pengendalian debu melalui penyiraman jalan operasional, penguatan drainase, serta evaluasi berkala pada titik-titik yang menjadi perhatian masyarakat.

“Saya kira langkah pengawasan dan pembenahan operasional memang perlu terus diperkuat agar masyarakat merasa lebih nyaman dan situasi sosial tetap kondusif,” katanya.

Selain aspek lingkungan, Awaludin menilai keberadaan perusahaan turut memberikan dampak ekonomi bagi sebagian masyarakat sekitar. Berdasarkan hasil dialog di lapangan, sejumlah warga terlibat dalam aktivitas operasional perusahaan sebagai tenaga kerja, pengemudi lokal, tenaga pendukung operasional, hingga pelaku usaha kecil yang melayani kebutuhan pekerja.

“Ada masyarakat yang memperoleh penghasilan dari aktivitas operasional perusahaan, baik melalui pekerjaan langsung maupun usaha kecil di sekitar wilayah operasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, beberapa pelaku usaha mengaku mengalami peningkatan aktivitas ekonomi sejak operasional perusahaan berjalan, terutama pada sektor warung makan, kebutuhan harian, jasa kendaraan, dan logistik lapangan. Namun, menurutnya, keterlibatan usaha masyarakat masih perlu diperluas agar manfaat ekonomi dapat dirasakan lebih merata.

“Ke depan perusahaan perlu terus memperkuat keterlibatan masyarakat lokal dalam aktivitas usaha maupun kebutuhan operasional perusahaan,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Awaludin juga menekankan pentingnya komunikasi terbuka antara perusahaan, masyarakat, dan pemerintah setempat agar setiap persoalan di lapangan dapat diselesaikan melalui dialog dan pendekatan konstruktif.

“Jangan sampai persoalan berkembang karena minimnya komunikasi. Semua pihak perlu mengedepankan dialog dan saling memahami,” jelasnya.

Ia berharap seluruh pihak dapat menahan diri dan tidak membangun kesimpulan sepihak tanpa melihat langsung kondisi lapangan maupun melalui mekanisme evaluasi yang objektif.

“Harapan kita tentu bagaimana masyarakat tetap merasa nyaman, pengawasan lingkungan terus diperkuat, dan aktivitas ekonomi masyarakat juga tetap berjalan dengan baik,” tutupnya.

Selain itu, Awaludin menyebut bahwa berdasarkan hasil investigasi lapangan dan informasi dari warga sekitar, beberapa video yang sempat beredar sebelumnya diambil saat proses penggalian untuk pembangunan talud. Aktivitas tersebut, menurutnya, berbeda dengan kondisi yang saat ini berlangsung di lokasi tambang PT WIN.

Saat ini, lanjutnya, aktivitas perusahaan lebih mengarah pada proses penutupan dan perataan bekas galian tambang. Dari hasil pemantauan di lapangan, ia mengaku tidak menemukan kondisi yang mengarah pada ancaman serius bagi masyarakat sekitar.

Sebagai mahasiswa yang mengedepankan kajian objektif dan berbasis fakta lapangan, Awaludin menilai aktivitas PT WIN saat ini dilakukan untuk menjaga stabilitas operasional pertambangan sekaligus memberikan dampak terhadap peningkatan perekonomian masyarakat lingkar tambang.

Ia juga menyebut sejumlah warga merasa terbantu dengan kehadiran perusahaan, mulai dari meningkatnya daya jual usaha masyarakat, penyerapan tenaga kerja lokal, pemberdayaan masyarakat, hingga bantuan sosial yang dirasakan langsung oleh warga sekitar.

“Berbagai informasi yang kami peroleh di lapangan menunjukkan bahwa keberadaan PT WIN dinilai turut memberikan kontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah tambang,” pungkasnya.

Continue Reading

Trending