KendariMerdeka.com, Kendari – Pemerintah Pronvisi Sulawesi Tenggara melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah mengalokasikan anggaran refocossing Covid-19 kepada Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Sultra sebesar Rp 6 Miliar.
“Anggaran refocosing Covid-19 sebesar 400 Miliar. Dibagi kepada 29 OPD. Untuk BPSDM Sultra mendapatkan anggaran Rp 6 Miliar,” papar Kepala BPKAD Sultra, Isma, Jumat (5/6/2020).
Dari data yang dihimpun media ini, anggaran sebesar ini, BPSDM Sultra ternyata menggunakan anggaran refocossing Covid-19 sebanyak 3 Miliar untuk pembangunan infrastruktur di lingkungan Kantor BPSDM Sultra. Diantaranya, Guest House Rp 550.000.000, Gudang Rp 250.000, Rehabilitasi Pagar dan Gapura Pos Jaga Rp 866.400.000, Pavin Block Rp 314.490.000, Musala, dan Media Center.

Dari papan proyek yang ditampilkan di lokasi pekerjaan, anggaran miliaran yang digunakan untuk pembangunan gedung dan pagar bertuliskan DPA Refocussing Covid-19.
Salah satu pengawas pengerjaan proyek CV Irwanda Pratama, Arries mengatakan proyek ini dikerjakan dengan enam kontraktor. Dia membenarkan bahwa pembangunan enam proyek tersebut menggunakan dana Refocussing Covid-19.

“Kalau untuk pengerjaannya sudah mencapai 65 persen. Ini semua menggunakan dana hasil Refocussing Covid-19,” katanya.
Sementara itu, Plt Kepala BPSDM Sultra, Endang Nur Abbas membenarkan adanya enam item pekerjaan tersebut di Kantor Diklat Sultra. Endang beralibi, proyek pembangunan tersebut relevan dengan penanganan dan pencegahan Covid-19.

“Salah satu kegiatan pembangunannya di Kantor Diklat Sultra. Anggaranya Rp 6 Miliar. Untuk pembangunan fisik Rp 3 Miliar sisanya Rp 3 Miliar untuk operasional,” ujarnya.
Untuk diketahui, proses pekerjaan proyek pembangunan di lingkungan Kantor BPSDM Sultra dimulai sejak tanggal 13 Mei sampai dengan 11 Juli 2020.