KendariMerdeka.com – Meski di masa pandemi Covid-19, Tipiter Bareskrim Polri tetap melakukan aktifitas penindakan perusahaan tambang ilegal di Sulawesi Tenggara. Terakhir, Bareskrim menyegel PT Bososi Pratama, Selasa 17 Mei 2020 lalu.
Usai penyegelan ini, Tim Bareskrim Polri kembali menyambangi Sultra dengan menggunakan jet pribadi type EMB 135 BJ Registrasi PK-TFS, Selasa (5/5/2020). Kali ini mereka bersama Ditektur PT Bososi Pratama, Andi Uci.
Informasi yang dihimpun KendariMerdeka.com, ada delapan penyidik tipiter Bareskrim Polri. Yakni, Kombes Pol Pipit Rismanto, AKBP Anton Firmanto, AKBP Taufik Noor Isya, Kompol Poltak PS Aruan, Kompol Singgih Febiyanto, IPTU Asep Hendra Cahyana, IPDA Hermawan, Briptu Irvan Suhartika Putra.
Kedatangan Pesawat jet pribadi, Type EMB 135 BJ registrasi PK-TFS dibenarkan oleh Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kota Kendari, La Ode Fajar Doni. Pesawat tersebut parkir sekitar pukul 20.00 WITA di Bandara HLO Kendari.
“Semua yang melalui bandara kami periksa,” tegasnya.

Dia memastikan, semua orang yang masuk melalui Bandara HLO Kendari dan dari daerah Zona Merah seperti Jakarta, pastinya diperiksa oleh KKP. La Ode Hajar menuturkan, selain Jet Pribadi ada dua penerbangan rutin lainnya di Bandara Halu Oleo Kendari yakni, penerbangan pesawat Lion Air pada pukul 10.00 Wita dan 15.00 Wita.
“Iya memang ada dua penerbangan hari ini, selain itu ada juga penerbangan Jet Pribadi pada pukul 20.00 WITA,” ujar La Ode membenarkan.
Nampak terlihat, saat Tim Bareskrim Polri di Bandara HLO Kendari, sekitar pukul 20.00 WITA. Terlihat Andi Uci mengenakan baju Gamis dan menunggu bersama sejumlah rombongan dari Jakarta.